Sri Mulyani Sebut Ekonomi Indonesia Terus Membaik, Ini Indikatornya

- Jumat, 26 November 2021 | 00:28 WIB
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati  (Biro Humas Kemenkeu)
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati (Biro Humas Kemenkeu)

HALLOTERNATE.COM - Pemulihan ekonomi global masih sangat rapuh dipengaruhi oleh komplikasi kenaikan harga.

Hal ini lantaran adanya supply disruption dan kenaikan harga komoditas.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Pers APBN Kinerja dan Fakta (APBN KITA) November 2021 mengatakan bahwa hal ini akan menimbulkan dinamika global yang harus terus diwaspadai.

Baca Juga: Ini Sejumlah Aset Eks BLBI yang Dilakukan Serah Terima

APBN kita masih bekerja luar biasa keras, namun pemulihan ekonomi telah menopang konsolidasi dan pemulihan APBN juga. Jadi APBN memulihkan ekonomi, pemulihan ekonomi memulihkan kesehatan APBN. Inilah yang kita ingin terus jaga hubungan antara ekonomi dan APBN secara positif ini yaitu pemulihan berjalan terus sehingga kesehatan APBN juga bisa berjalan terus,” terang Menkeu dikutip dari laman Kemenkeu, 26 November 2021.

Indikator konsumsi dan produksi terkini menunjukkan penguatan yang solid seiring pengendalian pandemi covid-19 yang membaik di Indonesia.

Baca Juga: Akses Vaksin Covid-19 Belum Merata, Negara G20 Sepakat Bantu Suplai Vaksin

Optimisme konsumen terus menguat tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Oktober 113,4 atau tumbuh 43,5 persen karena dipengaruhi oleh membaiknya aktivitas ekonomi dan penghasilan masyarakat.

Indeks penjualan ritel juga diperkirakan membaik pada Oktober, sejalan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat.

Sementara itu, indeks nilai belanja Mandiri pada akhir Oktober tercatat sebesar 115,2 atau menguat 15 persen diatas level pra pandemi.

Halaman:

Editor: Yahya Konoras

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mulai 2022, Tarif Listrik Non-Subsidi Berpotensi Naik

Kamis, 2 Desember 2021 | 08:30 WIB
X