Pemkot hingga Kesultanan Ternate Beri Piagam Penghargaan ke Guru Besar UI

- Jumat, 14 Januari 2022 | 20:45 WIB
Wali Kota Ternate, Tauhid Soleman, didampingi Kepala Disperkim Sukarjan Hirto dan Presidium Madopolo Keluarga Malamo Tarnate, memberikan piagam penghargaan kepada Guru Besar Sejarah Universitas Indonesia, Prof. Dr. Susanto Zuhdi, sebagai bentuk apresiasi atas pengusulan hingga penetapan gelar Pahlawan Nasional terhadap Sultan Baabullah. (Dok. Karamat/Tangkapan Layar)
Wali Kota Ternate, Tauhid Soleman, didampingi Kepala Disperkim Sukarjan Hirto dan Presidium Madopolo Keluarga Malamo Tarnate, memberikan piagam penghargaan kepada Guru Besar Sejarah Universitas Indonesia, Prof. Dr. Susanto Zuhdi, sebagai bentuk apresiasi atas pengusulan hingga penetapan gelar Pahlawan Nasional terhadap Sultan Baabullah. (Dok. Karamat/Tangkapan Layar)

HALLOTERNATE.COM - Guru besar Departemen sejarah Universitas Indonesia (UI), Prof. Dr. Susanto Zuhdi, mendapatkan piagam penghargaan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate.

"Kebetulan saya hadir di Ternate karena ada seminar pengusulan Salahuddin bin Talabuddin sebagai Pahlawan Nasional dari Kabupaten Halmahera Tengah," ucap Susanto kepada halloternate.com, Jumat, 14 Januari 2022.

Piagam tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Ternate, Tauhid Soleman, didampingi Presidium Madopolo Keluarga Malamo Tarnate (KARAMAT), M. Ronny Saleh.

Baca Juga: Kilas Balik Penetapan Sultan Baabullah Jadi Pahlawan Nasional

Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan Pemkot Ternate, Sukarjan Hirto, yang hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan, Prof Susanto Zuhdi masuk dalam tim yang punya andil merumuskan gelar kepahlawan Nasional terhadap Sultan Baabullah.

"Dari semua anggota tim, pada hari ini diwakili Prof Susanto, akhirnya menerima penghargaan tersebut. Dan Pak Wali Kota sangat mengapresiasi atas upaya-upaya tim secara akademis dalam pengusulan tersebut," ujarnya.

Bagi dia, kehadiran Prof Susanto akan memberikan semangat bagi masyarakat Ternate, untuk mengkaji lebih jauh lagi terkait sejarah yang ada.

Baca Juga: Dianggap Layak, Sultan Tidore Tetap Berupaya Agar Sultan Zainal Abidin Sjah Dapat Gelar Pahlawan Nasional

"Karena sejarah adalah sebuah aset bagi bangsa," tandas Sukarjan yang juga Dewan Pembina Karamat ini.

Pemkot Ternate, kata dia, akan berupaya maksimal memperbanyak sumber-sumber yang ada, sebagai basis literasi untuk menjadi sebuah dasar hukum yang kuat bagi pemerintah dalam mengembangkan berbagai sumber sejarah di Ternate.

Halaman:

Editor: Nurkholis Lamaau

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BNNP Malut: 80 Persen Narkoba Masuk Lewat Jalur Laut

Kamis, 30 Desember 2021 | 20:22 WIB

BNNP Malut Ungkap Belasan Kasus Narkoba Sepanjang 2021

Kamis, 30 Desember 2021 | 19:12 WIB
X