Anggaran Rp 226 Triliun Masih Mengendap di Bank, Presiden Jokowi Ingatkan Daerah Percepat Penyerapan Anggaran

- Kamis, 25 November 2021 | 23:54 WIB
Presiden Joko Widodo saat memberikan pengarahan kepada para kepala daerah se-Indonesia secara virtual di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 25 Oktober 2021.  (BPMI Setpres/tangkapan layar)
Presiden Joko Widodo saat memberikan pengarahan kepada para kepala daerah se-Indonesia secara virtual di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 25 Oktober 2021. (BPMI Setpres/tangkapan layar)

HALLOTERNATE.COMPresiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan masih banyak daerah yang penyerapan anggaran tahun 2021 belum maksimal.

Untuk itu, Jokowi berharap kepada seluruh pemerintah untuk mempercepat merealisasikan anggaran, sebab terdapat Rp 226 triliun yang masih mengendap di rekening daerah atau perbankan.

“Para Gubernur, para Bupati, dan para Walikota, tadi pagi saya cek ke Menteri Keuangan, masih ada berapa uang yang ada di bank? Ini sudah akhir November, tinggal sebulan lagi, tidak turun justru naik. Saya sudah peringatkan di Oktober, seingat saya Rp170 triliun, ini justru naik jadi Rp 226 triliun,” kata Presiden saat dikutip dari laman Kemenkeu, Kamis, 25 November 2021.

Baca Juga: Anggotanya Bawa Sajam saat Aksi, Begini Tanggapan Sekjen MPN Pemuda Pancasila

Presiden mengatakan angka Rp 226 triliun merupakan angka yang tinggi sekali.

Pemerintah daerah perlu segera melakukan penyerapan anggaran karena sudah menjelang akhir tahun 2021.

“Uang kita sendiri saja tidak digunakan kok ngejar-ngejar orang lain untuk uangnya masuk. Logikanya nggak kena. Uang kita sendiri dihabiskan, realisasikan segera. Kalau sudah habis, tidak ada pada APBD, APBN, baru mencari investor untuk uang datang. Logika ekonominya seperti itu,” ujar Presiden.

Baca Juga: BSU Untuk 8,2 Juta Penerima Cair Awal Desember, Ini Cara Cek Nama Penerima BSU Subsidi Gaji di kemnaker.go.id

Di sisi lain, Presiden berpesan agar Kementerian dan Pemerintah daerah menanggalkan ego sektoral dan memiliki visi yang sama untuk bersama-sama memajukan Indonesia.

“Semuanya harus memiliki keinginan yang sama untuk memajukan daerahnya, Kota/Kabupaten, Provinsi dan tentu saja memajukan negara kita Indonesia,” kata Presiden. pungkasnya.***

Halaman:

Editor: Yahya Konoras

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menteri BUMN Erick Thohir Resmi Jadi Anggota Banser

Selasa, 30 November 2021 | 09:51 WIB

Pemerintah Hormati Putusan MK Terkait UU Cipta Kerja

Selasa, 30 November 2021 | 05:44 WIB
X