Terbitkan Juknis Terbaru, Kemenag Harap Pembayaran Gaji Honorer 50 Persen Melalui Dana BOP dan BOS

- Rabu, 24 November 2021 | 21:04 WIB
Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani (Biro Humas Kemenag)
Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani (Biro Humas Kemenag)

HALLOTERNATE.COM - Kementerian Agama melalui Ditjen Pendidikan Islam telah menerbitkan Petunjuk Teknis (Juknis) Pengelolaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada Madrasah dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) pada Raudlatul Athfal (RA) Tahun Anggaran 2022. 

Juknis ini tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6065 tertanggal 1 November 2021.

Dalam juknis ini, Kemenag mengatur alokasi untuk belanja pegawai maksimal 50 persen dari total dana BOP dan BOS yang diterima dalam satu tahun. 

Baca Juga: Kemensos RI Lakukan Pembaruan Akurasi Data Bansos Setiap Bulan

Belanja pegawai itu meliputi honor guru/tenaga kependidikan bukan PNS dan honor kegiatan.

“Batas maksimum penggunaan dana BOS dan BOP untuk honor guru/tenaga kependidikan bukan PNS dan honor-honor kegiatan, baik pada madrasah negeri maupun swasta, sebesar 50 persen dari total dana BOS dan BOP yang diterima dalam satu tahun,” terang Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani saat dikutip dari laman Kemenag, 24 November 2021.

“Jika berdasarkan Analisa kebutuhan, belanja pegawai melebihi batas maksimum, madrasah harus sampaikan justifikasi untuk mendapat persetujuan dari Kankemenag Kabupaten/Kota,” katanya.

Baca Juga: Deddy Corbuzier dan Anies Baswedan Saling Sindir

Menurutnya, hal baru dalam juknis dan BOS dan BOP 2022 adalah ketentuan penggunaan dana. 

Menurut Ali Ramdhani, madrasah dalam menggunakan dana BOS dan BOP harus mengacu pada Standar Biaya Masukan (SBM) tahun 2022 yang ditetapkan oleh Peraturan Menteri Keuangan. 

Halaman:

Editor: Yahya Konoras

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengenal Daerah Asal dan Persebaran Ikan Nila

Sabtu, 13 November 2021 | 14:57 WIB

7 Kisah di Balik Lagu Ciptaan Ismail Marzuki

Rabu, 10 November 2021 | 10:36 WIB
X